Ampelgading — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) MWCNU Ampelgading menggelar Musyawarah Kerja (Musker) untuk menetapkan arah program penguatan gerakan filantropi NU di tingkat kecamatan. Musker dipimpin langsung oleh Ketua LAZISNU MWCNU Ampelgading, Syukron Jamil, M.S.I., dan dihadiri jajaran pengurus serta perwakilan Ranting NU se-kecamatan Ampelgading.

Dalam kesempatan tersebut, Syukron Jamil menegaskan pentingnya memperkuat sistem pengelolaan dan pendistribusian dana umat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. Ia menekankan bahwa Lazisnu harus terus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi agar semakin dipercaya jamaah.

Program Pengumpulan dan Pengelolaan Dana

Melalui Musker ini, disepakati beberapa fokus strategis dalam penghimpunan dana, yaitu:

Optimalisasi Gerakan Koin NU
Penguatan gerakan Koin NU melalui koordinasi rutin dengan koordinator ranting, evaluasi mingguan, serta perluasan titik kotak koin di rumah jamaah, masjid, sekolah, dan toko mitra.

Pengelolaan Zakat Mal
LAZISNU akan meningkatkan layanan konsultasi zakat dan memperluas jaringan muzaki dengan sistem pendataan yang lebih tertib, termasuk menyediakan layanan jemput zakat secara terjadwal.

Pengelolaan Zakat Fitrah
Musker menetapkan standar layanan zakat fitrah menjelang Ramadan, termasuk pendistribusian yang tepat sasaran dan sistem pelaporan berbasis digital.

Penghimpunan CSR Badan/Lembaga
LAZISNU akan membangun kemitraan dengan pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan perusahaan lokal untuk optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) yang selaras dengan misi pemberdayaan masyarakat.

Program Pentasyarufan (Distribusi Manfaat)

Selain program pengumpulan, Musker juga menetapkan prioritas pentasyarufan sebagai berikut:

  1. Santunan Anak Yatim
    Dilaksanakan secara berkala dengan pendataan yang lebih akurat agar bantuan menjangkau anak-anak yang benar-benar membutuhkan.
  2. Bantuan untuk Lembaga Pendidikan
    Pemberian bantuan operasional, sarana prasarana, serta beasiswa untuk siswa berprestasi maupun kurang mampu pada lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan NU.
  3. Program Pemberdayaan Ekonomi
    LAZISNU akan mengembangkan bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta program pendampingan wirausaha bagi warga NU yang membutuhkan dukungan ekonomi.
  4. Bantuan Korban Bencana
    LAZISNU menyiapkan tim cepat tanggap bencana serta alokasi dana darurat agar penanganan korban bencana di wilayah Ampelgading dapat dilakukan secara cepat dan responsif.
  5. Penyediaan Layanan Mobil Ambulans
    Musker memutuskan peningkatan kualitas layanan ambulans, termasuk perawatan berkala dan optimalisasi pemanfaatan untuk warga yang membutuhkan layanan kesehatan darurat maupun transportasi jenazah.

Melalui penyusunan program-program tersebut, LAZISNU MWCNU Ampelgading menegaskan komitmennya sebagai lembaga filantropi yang profesional, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Ketua LAZISNU, Syukron Jamil, M.S.I., berharap seluruh struktur di tingkat ranting dapat bersinergi sehingga gerakan kemandirian umat di Ampelgading semakin kuat dan berkelanjutan.

Editor: Adam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini