Pemalang — Semangat menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan melalui tulisan digaungkan dalam kegiatan Workshop Jurnalistik Filantropi Se-Pekalongan Raya yang digelar di Gedung PCNU Kabupaten Pemalang pada Sabtu – Ahad, 2 – 3 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Menulis Kebaikan, Menyuarakan Kemanusiaan” sebagai upaya memperkuat peran kader dalam menyebarkan narasi positif dan inspiratif.
Ketua PCNU Pemalang Kyai Abu Joharudin Bahri dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan informasi, khususnya dalam menyampaikan berbagai prestasi dan kegiatan organisasi kepada publik. Menurutnya, arus informasi yang baik akan mampu memperkuat citra organisasi sekaligus menjadi sarana dakwah yang efektif di era digital.
Workshop ini juga mengajak peserta untuk mengulik sisi lain kehidupan sosial dan kemanusiaan. Filantropi tidak hanya dipahami sebagai kegiatan berbagi, tetapi juga bagaimana kisah-kisah tersebut ditulis dan disebarluaskan agar mampu menginspirasi masyarakat luas. Harapannya, melalui jurnalistik, berbagai gerakan kebaikan dapat terdokumentasikan dan tersalurkan dengan lebih luas.
Pimpinan Redaksi NU Online, Ivan Aulia Akhsan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa NU Online sebagai platform media nasional terus melakukan pembaruan dalam penyajian informasi, khususnya terkait berita ke-NU-an.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penguatan jaringan kontributor menjadi salah satu fokus utama. Setiap PCNU diharapkan memiliki minimal satu kontributor aktif yang mampu menyuplai berita dari daerahnya masing-masing. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus memperkuat ekosistem media berbasis komunitas.
Workshop ini diikuti oleh perwakilan LTN NU dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Batang. Kehadiran peserta dari berbagai cabang ini menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengembangkan kapasitas jurnalistik di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir penulis-penulis yang tidak hanya mampu menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan narasi yang menggugah kepedulian sosial. Jurnalistik tidak lagi sekadar menyampaikan fakta, melainkan menjadi medium untuk menebarkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Penulis: Sulaiman









