Pemalang — Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pemalang menggelar Latihan Kader Utama (LAKUT) sebagai upaya strategis dalam memperkuat proses kaderisasi formal organisasi. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, Kamis–Minggu, 27–30 November 2025, bertempat di Hotel Jambe Kembar.

LAKUT diikuti oleh 22 peserta, terdiri atas 12 kader IPNU dan 10 kader IPPNU. Selama pelatihan, peserta mendapatkan penguatan kapasitas melalui 15 materi strategis, antara lain Ke-NU-an, Ke-Aswajaan, Manajemen Keuangan, Studi Gender, hingga Analisis Gerakan Sosial. Para narasumber berasal dari beragam latar belakang, mulai dari akademisi, aktivis gender, pengurus PCNU, hingga para pembina dan alumni IPNU–IPPNU.

Dalam sambutannya, Ketua PC IPPNU Pemalang, Fernis Pangesti, menegaskan bahwa LAKUT merupakan ikhtiar penting dalam merawat dan memperkuat sistem kaderisasi organisasi. “Latihan Kader Utama ini adalah bentuk kesungguhan PC IPNU–IPPNU Pemalang dalam menjalankan proses pengkaderan. Begitu pentingnya kaderisasi karena IPNU dan IPPNU adalah ujung tombak lahirnya kader-kader masa depan NU,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Pemalang, Gus Bahry, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Saya mengapresiasi betul apa yang dilaksanakan PC IPNU–IPPNU Pemalang. Ke depan, IPNU–IPPNU harus lebih progresif lagi dalam merespons isu-isu pelajar yang berkembang di Pemalang,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader pelajar NU yang berwawasan luas, berkarakter organisasi kuat, serta mampu menjawab berbagai tantangan sosial di lingkungan pelajar.

Penulis: Bagas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini