NU PEMALANG KITA – Musim kemarau yang masih berlangsung di Kabupaten Pemalang mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah, terutama kawasan Pemalang bagian selatan. Keterbatasan sumber air membuat sebagian masyarakat harus menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Di tengah kondisi tersebut, NU Peduli Kemanusiaan PCNU Pemalang bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan. Sejak 19 Juli hingga 3 September 2026, sekitar 280.000 liter air bersih telah didistribusikan ke sejumlah desa dan dusun yang mengalami keterbatasan pasokan air.
Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan wilayah yang membutuhkan bantuan. Air bersih tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya keperluan rumah tangga sehari-hari.
Sekretaris NU Peduli Kemanusiaan Pemalang, Ali Maksum, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar NU Peduli untuk hadir dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.
“NU Peduli Kemanusiaan hadir atas kepercayaan warga Nahdliyin dan masyarakat Pemalang pada umumnya. Karena itu, mari kita bahu-membahu membantu saudara-saudara kita yang terdampak kekeringan,” ujarnya.
Menurut Ali, persoalan ketersediaan air bersih menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehingga tidak dapat ditunda. Karena itu, kepedulian dan keterlibatan masyarakat yang tidak terdampak kekeringan sangat dibutuhkan untuk membantu warga yang sedang mengalami kesulitan.
Sementara itu, Ketua NU Peduli Pemalang, H. Nur Ilham, SE, menegaskan bahwa distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masih terdapat masyarakat yang membutuhkan.
“Bagi kami, air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Selama masih ada masyarakat di Kabupaten Pemalang yang kesulitan mendapatkan air, NU Peduli akan terus berupaya hadir dan membantu semaksimal mungkin,” kata Nur Ilham.
Ia menambahkan, persoalan kekeringan tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kepedulian dan semangat gotong royong dari berbagai unsur masyarakat agar warga terdampak dapat melewati kondisi tersebut.
Karena itu, NU Peduli Pemalang membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari donatur, relawan, lembaga, badan otonom NU, hingga elemen masyarakat lainnya.
“Penanganan kekeringan membutuhkan kebersamaan. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin luas pula masyarakat yang dapat kita bantu,” lanjutnya.
Hingga 3 September 2026, total bantuan air bersih yang telah disalurkan NU Peduli Pemalang mencapai sekitar 280.000 liter. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring dengan musim kemarau yang masih berlangsung dan kebutuhan air bersih masyarakat di sejumlah wilayah Pemalang.
Bagi NU Peduli Pemalang, penyaluran air bersih bukan sekadar bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Aksi tersebut menjadi bagian dari khidmah NU kepada masyarakat sekaligus bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
NU Peduli Pemalang mengajak masyarakat untuk bersama-sama memperkuat gerakan kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan. Dukungan dapat diberikan dalam berbagai bentuk, baik berupa donasi air bersih, bantuan logistik, maupun keterlibatan sebagai relawan.
Dengan semangat kebersamaan, kebutuhan air bersih warga terdampak diharapkan dapat terus terpenuhi hingga kondisi kekeringan berakhir.
Penulis: Fadil









