JAKARTA — Suasana riuh dan penuh semangat menyelimuti Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Ribuan tenda berdiri kokoh di bawah naungan pepohonan rindang, menandai dimulainya perhelatan akbar lima tahunan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, yaitu Jambore Nasional XII Tahun 2026 (Jamnas XII 2026). Ajang bertaraf nasional ini berlangsung selama delapan hari penuh, mulai dari 13 hingga 20 Agustus 2026, dan menjadi simpul pertemuan bagi puluhan ribu Pramuka Penggalang dari seluruh pelosok Tanah Air.

Puncak kemeriahan awal kegiatan terpancar pada 14 Agustus 2026, saat upacara pembukaan digelar secara megah bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-65. Dipimpin langsung oleh Menpora RI Erick Thohir bersama jajaran pengurus Kwartir Nasional, gelaran ini menyatukan sekitar 19.800 hingga 25.000 Pramuka Penggalang yang mewakili 35 Kwartir Daerah serta Gugus Depan luar negeri dalam satu ikatan persaudaraan yang erat.

Tahun ini, Jamnas XII mengusung misi besar lewat tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Fokus tersebut disuntikkan ke dalam setiap agenda perkemahan guna menempa karakter generasi muda agar tidak hanya tangguh dan mandiri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta berkontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan pangan nasional demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Di tengah lautan peserta yang datang dari berbagai penjuru Nusantara, terselip cerita kebanggaan dari Tanah Pemalang. Kabupaten Pemalang mengutus putra-putra terbaiknya untuk berdiri sejajar dengan perwakilan dari daerah lain. Salah sosok yang mencuri perhatian adalah Aryaguna Putra Deva, seorang Pramuka Penggalang berbakat asal SMP Islam Modern Al Faqih. Melalui kerja keras dan ketekunannya, Aryaguna berhasil melangkah membawa bendera Kwartir Ranting Moga di bawah naungan Kwartir Cabang Pemalang.

Langkah Aryaguna di Cibubur bukan sekadar hadir sebagai peserta, melainkan sebagai duta daerah yang membawa harapan dan semangat juang masyarakat Pemalang. Selama delapan hari menempa diri di arena Jamnas, ia bersama puluhan ribu rekannya disuguhkan beragam kegiatan interaktif yang menantang sekaligus mengedukasi.

Selain ditempa melalui ketangkasan fisik dan keterampilan hidup kepramukaan (life skills), para peserta diajak menyelami workshop teknologi tepat guna, pelatihan pemanfaatan lahan produktif, hingga edukasi pertanian berkelanjutan. Tak ketinggalan, panggung pentas seni dan budaya antarwilayah menjadi ruang hangat tempat Aryaguna memperkenalkan identitas serta kebudayaan lokal Pemalang kepada kawan-kawan barunya dari Sabang sampai Merauke. Melalui ajang ini, semangat kebinekaan dan jiwa kepemimpinan para Penggalang benar-benar diuji dan ditempa untuk menjadi garda terdepan masa depan bangsa.

Editor: Adi Saputra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini