Pemalang – Ketua PCNU Kabupaten Pemalang menghadiri pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) IV PC PMII Pemalang yang diselenggarakan di Aula PCNU Kabupaten Pemalang , Senin (14/8/2026) . Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap proses regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan peran organisasi mahasiswa Islam dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Ketua PCNU Pemalang menegaskan bahwa PMII harus mampu menjadi agen perubahan yang hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, kader PMII tidak hanya dituntut aktif dalam aktivitas organisasi, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial, daya kritis, dan keberanian untuk menawarkan gagasan yang konstruktif bagi kemajuan Kabupaten Pemalang.
Beliau juga mengajak seluruh kader PMII untuk tetap kritis terhadap kondisi daerah , terutama dalam menyikapi dinamika birokrasi yang belakangan kembali menjadi perhatian publik. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari tanggung jawab intelektual mahasiswa, namun harus disampaikan dengan etika, adab, dan kaidah yang baik agar mampu menjadi masukan yang membangun serta memperkuat tata kelola pemerintahan.
Selain itu, Ketua PCNU menyoroti kondisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pemalang yang masih berada pada peringkat kedua terendah di Jawa Tengah. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi mahasiswa. Ia berharap PMII dapat mengambil peran sebagai motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui gerakan intelektual, pengabdian masyarakat, serta penguatan budaya literasi.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa PMII harus mampu menjadi katalisator yang menghubungkan generasi tua dengan generasi muda. Sinergi antargenerasi dinilai penting untuk memastikan nilai-nilai perjuangan tetap terjaga sekaligus mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang inovatif dan adaptif.
“PMII harus menjadi agen perubahan. Kader PMII harus berani kritis terhadap kondisi daerah, namun tetap mengedepankan etika dan kaidah yang baik. Di tengah tantangan birokrasi dan masih rendahnya IPM Kabupaten Pemalang, PMII harus hadir sebagai bagian dari solusi. Jadilah katalisator yang mampu menjembatani generasi tua dengan generasi muda untuk bersama-sama membangun Pemalang yang lebih maju,” tegas Ketua PCNU Pemalang.
Konferensi Cabang IV PC PMII Pemalang diharapkan menjadi momentum lahirnya kepemimpinan baru yang visioner dan mampu memperkuat peran PMII sebagai organisasi kader yang tidak hanya unggul dalam intelektualitas, tetapi juga aktif mengawal pembangunan daerah serta menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat Kabupaten Pemalang.
Penulis : Badho Fajar
Editor : Adam Bagas









