Pemalang — Institut Agama Islam Pemalang (INSIP) terus memantapkan langkah transformasi kelembagaan menuju Universitas Islam Pemalang. Dalam rangka penguatan proses alih bentuk tersebut, INSIP menerima visitasi resmi dari Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (Kopertais) Wilayah X Jawa Tengah, Prof. Dr. Rokhmadi, M.Ag., pada Sabtu (27/12).
Visitasi ini menjadi bagian penting dari tahapan penilaian dan verifikasi kesiapan institusi dalam memenuhi persyaratan alih bentuk menjadi universitas. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Rokhmadi melakukan dialog strategis bersama pimpinan INSIP terkait arah pengembangan akademik, tata kelola kelembagaan, serta kesiapan sumber daya dan sarana pendukung guna memenuhi standar yang ditetapkan.
Kegiatan visitasi dihadiri langsung oleh Rektor INSIP, Dr. Hj. Amiroh, beserta para wakil rektor, serta Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Pengembangan Sumberdaya Keluarga Indonesia (LP2SDKI) selaku badan penyelenggara. Pada agenda tersebut juga dilaksanakan serah terima rekomendasi alih bentuk dari Kopertais Wilayah X sebagai bentuk dukungan dan penguatan proses pengajuan INSIP ke tahap berikutnya.
Rektor INSIP, Dr. Hj. Amiroh, menegaskan bahwa transformasi kelembagaan ini merupakan langkah strategis untuk menjawab dinamika dan kebutuhan zaman. Menurutnya, INSIP berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing.
“INSIP bertekad hadir sebagai universitas yang unggul. Tidak hanya kuat di bidang keilmuan Islam, kami juga menyiapkan fakultas-fakultas baru seperti Sains dan Teknologi serta Farmasi untuk memperluas bidang keilmuan dan menjawab tantangan masyarakat modern,” tegasnya.
Dengan semakin menguatnya dukungan kelembagaan serta terpenuhinya aspek regulasi dan akademik, INSIP optimistis proses alih bentuk dapat segera terwujud. Transformasi ini diharapkan menjadikan Universitas Islam Pemalang sebagai perguruan tinggi Islam pertama di Kabupaten Pemalang yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berwawasan global.
Editor: Adam Bagas









