Pemalang – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kabupaten Pemalang menggelar rapat koordinasi secara virtual melalui Google Meeting pada Senin (18/8/2025). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus harian PCNU, pengurus LAZISNU PCNU, serta perwakilan Unit Pengelola Zakat, Infaq, dan Shadaqah (UPZIS) dari MWCNU se-Kabupaten Pemalang.

Forum daring tersebut menjadi langkah strategis dalam menyusun roadmap pengelolaan zakat, infaq, dan shadaqah yang lebih profesional, transparan, serta mampu memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Ketua LAZISNU PCNU Pemalang, Kyai Mukhsinin, menegaskan pentingnya roadmap sebagai panduan bersama dalam menjalankan program lembaga.

“Selama ini kita sudah menjalankan berbagai program penghimpunan dan penyaluran dana umat. Namun agar lebih terarah, kita perlu menyusun roadmap yang jelas sebagai pegangan. Dengan begitu, setiap langkah kita memiliki target terukur dan bisa dievaluasi secara periodik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa roadmap yang tengah disusun tidak hanya fokus pada penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga meliputi tata kelola kelembagaan, digitalisasi layanan, program pemberdayaan ekonomi umat, serta strategi komunikasi publik guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap LAZISNU.

Dalam rapat yang berlangsung sekitar dua jam itu, sejumlah agenda penting turut dibahas. Di antaranya penguatan kelembagaan dari tingkat cabang hingga ranting, strategi penghimpunan dana melalui model jemput bola dan layanan digital, optimalisasi distribusi agar tepat sasaran, serta penyusunan target jangka pendek, menengah, dan panjang.

Ketua Tanfidziyah PCNU Pemalang, Kyai Abu Joharudin Bahry, juga memberikan pengarahan. Ia menekankan bahwa amanah pengelolaan dana umat harus dijalankan dengan profesional dan akuntabel.

Roadmap ini akan menjadi penuntun langkah agar LAZISNU Pemalang semakin dipercaya masyarakat dan benar-benar menghadirkan manfaat nyata,” ungkapnya.

Ia menambahkan pentingnya kebersamaan di seluruh tingkatan kepengurusan. “Jika semua pengurus LAZISNU dari cabang hingga ranting bergerak seirama, insyaallah akan terwujud kemandirian organisasi sekaligus kesejahteraan umat,” tandasnya.

Rapat koordinasi virtual itu ditutup dengan doa bersama. Seluruh peserta menyepakati sejumlah poin krusial sebagai dasar penyusunan *oadmap final, serta meneguhkan komitmen untuk menjalankannya sebagai bentuk khidmat kepada Nahdlatul Ulama, umat, dan bangsa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini